Unit Kreatif Jabal Rahmah: Pelatihan Teknik Sablon Manual bagi Santri
Pondok Pesantren Jabal Rahmah terus berinovasi dalam membekali para santrinya dengan berbagai keterampilan hidup (life skills) agar mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus nanti. Melalui pembentukan Unit Kreatif, pesantren baru saja menyelenggarakan sebuah pelatihan intensif mengenai teknik sablon manual bagi para santri yang memiliki minat di bidang desain grafis dan industri kreatif. Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) santri dengan mengajarkan proses produksi kaus dan atribut organisasi secara mandiri dari awal hingga akhir. Selain keterampilan teknis di bidang produksi pakaian, unit ini juga memberikan pengetahuan praktis lainnya seperti pelatihan penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat, guna memastikan para santri memiliki kompetensi religius dan teknis yang seimbang saat terjun ke masyarakat.
Pelatihan sablon manual di Jabal Rahmah mencakup berbagai tahapan, mulai dari pembuatan desain di komputer, proses afdruk pada screen, hingga teknik pencampuran tinta agar menghasilkan warna yang akurat dan tahan lama. Para santri diajarkan untuk memahami karakteristik berbagai jenis bahan kain dan jenis tinta yang cocok digunakan, seperti rubber, plastisol, hingga discharge. Keterampilan ini sangat relevan mengingat industri pakaian custom terus tumbuh pesat dan memiliki potensi pasar yang sangat luas. Unit Kreatif Jabal Rahmah ingin memastikan bahwa santri tidak hanya pandai dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki tangan yang terampil dalam menciptakan karya seni yang bernilai ekonomis tinggi.
Dalam sesi praktik, para santri belajar mengenai pentingnya ketelitian dan kesabaran dalam proses penyablonan. Kesalahan kecil saat melakukan gesutan (stroke) pada screen dapat mengakibatkan hasil cetakan yang cacat atau tidak presisi. Oleh karena itu, para instruktur menekankan pada aspek kualitas pengerjaan daripada sekadar kuantitas produksi. Melalui Unit Kreatif ini, pesantren juga berupaya untuk memproduksi seragam pondok dan kaus kegiatan secara internal, sehingga dapat menekan biaya operasional sekaligus memberikan lahan praktik nyata bagi para santri untuk mengasah kemampuan mereka dalam kondisi kerja yang sesungguhnya.
Selain manfaat teknis, pelatihan sablon manual ini juga menjadi sarana bagi para santri untuk menyalurkan kreativitas dan ide-ide mereka ke dalam bentuk visual. Mereka diajarkan cara membuat desain yang memuat pesan-pesan dakwah yang positif dan inspiratif, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah secara spiritual.
